Bila tak ada mekanik dan ingin memperbaiki mobil sendirian, tak perlu takut ketika hendak mendongkrak kendaraan Anda. Asalkan tahu teknik yang benar, pasti aman. Di bengkel-bengkel, jenis dongkrak yang sering digunakan adalah dongkrak buaya dan dongkrak ulir. Tinggal pilih mana yang paling Anda sukai. Berikut cara mendongkrak yang baik dan benar.

  1. Pakai Dongkrak Berkekuatan Besar

Sebelum mengangkat kendaraan pakai dongkrak, cari tahu dulu berat kendaraan secara menyeluruh. Lalu estimasikan butuh seberapa besar kekuatan untuk mengangkatnya. Bila ragu, Anda bisa konsultasi ke mekanik agar dipilihkan dongkrak yang tepat.

  1. Sebaiknya Beli yang Baru

Meskipun dongkrak second atau bekas harganya lebih murah, tapi sebagai permulaan lebih baik beli yang baru saja. Toh dongkrak tersebut tidak akan habis dalam sekali pakai. Nanti bisa Anda gunakan lagi dan lagi jika membutuhkan.

  1. Tempatkan Dongkrak di Chasis

Penempatan dongkrak juga penting untuk diperhatikan. Sebab, nantinya dongkrak berfungsi untuk mengangkat kendaraan dalam waktu lama. Khawatirnya, kalau Anda menempatkan dongkrak di badan kendaraan, bila tak beruntung bisa jatuh tiba-tiba.

  1. Lepaskan Semua Remnya

Teknik ini digunakan ketika Anda hendak memperbaiki bagian sumbu roda sebelah dalam. Bila rem masih aktif, maka roda-roda kendaraan pasti tak bisa bergerak. Padahal Anda memerlukannya untuk mengetes apakah keseimbangan putarannya sudah pas atau belum.

  1. Gunakan Penyangga untuk Durasi yang Lebih Lama

Sekuat-kuatnya dongkrak, tetap kurang baik hasilnya jika hanya mengandalkan satu alat untuk mengangkat mobil dalam waktu lama. Maka, mau tidak mau, Anda memerlukan alat bantu untuk menyangga. Misal pakai balok baja yang ditata rapi.

  1. Aktifkan Rem untuk Bagian Roda yang Tak Terdongkrak

Katakanlah Anda hanya mendongkrak bagian depan kendaraan, maka aktifkan rem untuk roda belakang. Biar ketika Anda lagi mengetes, kendaraan tidak mudah tergelincir. Begitu pula sebaliknya. Semua kendaraan beroda empat biasanya sudah terpasang rem untuk bagian depan maupun belakang.

  1. Dongkrak Kendaraan di Atas Permukaan Datar

Harap jangan sekali-kali mendongkrak kendaraan di atas permukaan bidang yang miring. Sebab, permukaan bidang tersebut bisa membuat kendaraan Anda mudah tergelincir. Selain itu, proses perbaikan jadi terasa lebih sulit karena Anda harus menjaga keseimbangan badan sendiri.

  1. Pakai Teknik Tertentu Jika Mendongkrak di Tanah Gembur

Hampir semua orang kesulitan ketika mendongkrak kendaraan di tanah gembur. Tapi tenang saja. Solusi untuk permasalahan tersebut bisa dicapai dengan menempatkan dongkrak di atas papan yang kukuh. Minimal dongkrak tersebut tidak mudah terbenam ke bawah tanah.

Lantas, Bagaimana Cara Menurunkan Kendaraan?

Bila Anda sudah selesai memperbaiki kendaraan, naikkan sedikit dengan dongkrak. Kemudian lepaskan transmisi plus rem kendaraan Anda. Pada bagian penahan kendaraan, singkirkan pengganjal yang semula berfungsi sebagai alat bantu. Baru kemudian Anda turunkan kendaraan secara perlahan dengan cara membuka pengunci dongkrak.

Sekali lagi, turunkan kendaraan Anda pelan-pelan saja. Jangan terburu-buru. Jangan sampai mengejutkan kendaraan Anda. Nanti bisa bermasalah pada bagian mesin dan kerangkanya. Setelah hampir menapak kembali, lepaskan dongkrak dan tarik. Lakukan test drive untuk mengetes apakah hasil perbaikan berjalan lancar atau belum. Jika belum, tak ada cara lain selain membawanya ke bengkel untuk segera diservis ulang.

Upaya menaik-turunkan dongkrak mobil memang perlu teknik khusus. Jika belum terbiasa, rata-rata agak canggung dan akhirnya bikin kesalahan yang tak perlu. Untuk itu, sebagai permulaan, sebaiknya Anda minta tolong seorang mekanik untuk mendongkrak kendaraan. Kemudian pelajari tekniknya secara langsung dan praktikkan sering-sering bila perlu.